Home News Bobby O Zulkarnain: Program Makan Bergizi Gratis Jangan Dikorbankan oleh Kepentingan Politik.

Bobby O Zulkarnain: Program Makan Bergizi Gratis Jangan Dikorbankan oleh Kepentingan Politik.

Tokoh masyarakat Sumut menegaskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memberikan manfaat nyata bagi masyarakat kurang mampu, petani, dan penyerapan tenaga kerja di Indonesia.

11
0
SHARE
Bobby O Zulkarnain: Program Makan Bergizi Gratis Jangan Dikorbankan oleh Kepentingan Politik.

Keterangan Gambar : Bobby O Zulkarnain, SE, MH, saat diwawancarai media terkait Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, program prioritas pemerintah tersebut masih sangat dibutuhkan masyarakat kurang mampu dan berdampak positif terhadap ketahanan pangan serta kesejahteraan rakyat.

WARTALINTASBATAS.MY.ID I MEDAN - Polemik terkait Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi perhatian publik setelah muncul berbagai kritik dan aksi demonstrasi di sejumlah daerah. Menanggapi kondisi tersebut, tokoh masyarakat Sumatera Utara, Bobby O Zulkarnain, SE, MH, menilai perdebatan mengenai MBG tidak sepenuhnya berkaitan dengan substansi program, melainkan lebih dipengaruhi faktor suka dan tidak suka serta kepentingan politik tertentu.

Menurut Bobby, masyarakat yang menjadi sasaran utama program MBG justru merasakan manfaat langsung dari kebijakan tersebut. Ia menilai program yang bertujuan meningkatkan pemenuhan gizi masyarakat itu telah membantu kelompok kurang mampu memperoleh akses makanan sehat dan bergizi yang sebelumnya sulit dijangkau.

Menanggapi aksi demonstrasi mahasiswa yang menolak MBG, Bobby mempertanyakan sejauh mana peserta aksi memahami kondisi masyarakat penerima manfaat. Ia menegaskan bahwa kelompok masyarakat yang benar-benar membutuhkan bantuan umumnya lebih fokus bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari dibandingkan terlibat dalam aksi protes di jalanan.

Selain berdampak pada peningkatan kualitas gizi masyarakat, Bobby menilai Program Makan Bergizi Gratis juga memiliki efek ekonomi yang signifikan. Program tersebut dinilai mampu meningkatkan serapan hasil pertanian, mendukung petani lokal, memperkuat rantai pasok pangan nasional, serta membuka peluang kerja bagi masyarakat di berbagai sektor pendukung.

Meski mengakui masih terdapat sejumlah kekurangan dalam pelaksanaan MBG, Bobby menegaskan bahwa evaluasi dan perbaikan harus menjadi prioritas. Menurutnya, berbagai kendala teknis yang muncul tidak seharusnya dijadikan alasan untuk menghentikan program yang telah memberikan manfaat luas kepada masyarakat dan mendukung agenda pembangunan sumber daya manusia Indonesia.

Bobby juga mengapresiasi langkah pemerintah yang dinilai tegas terhadap oknum yang terbukti melakukan pelanggaran dalam pelaksanaan program MBG. Ia optimistis dengan pengawasan yang terus diperkuat, Program Makan Bergizi Gratis akan semakin tepat sasaran, transparan, dan mampu memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Indonesia di masa mendatang.(WLB/ REL)