Home News Jembatan Gang Damai Roboh Akibat Banjir, Wali Kota Medan Gerak Cepat Siapkan Akses Baru Bersama PT K

Jembatan Gang Damai Roboh Akibat Banjir, Wali Kota Medan Gerak Cepat Siapkan Akses Baru Bersama PT K

Akses vital warga terputus sejak 2024, Pemko Medan prioritaskan pemulihan mobilitas dan keselamatan pelajar.

20
0
SHARE
Jembatan Gang Damai Roboh Akibat Banjir, Wali Kota Medan Gerak Cepat Siapkan Akses Baru Bersama PT K

Keterangan Gambar : Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, berdialog langsung dengan warga saat meninjau lokasi jembatan perlintasan kereta api yang roboh akibat banjir di Gang Damai, Kecamatan Medan Polonia, Jumat (17/4/2026). Peninjauan ini dilakukan sebagai langkah percepatan pemulihan akses vital masyarakat yang terputus sejak 2024.

WARTALINTASBATAS.MY.ID, MEDAN – Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, turun langsung meninjau kondisi jembatan perlintasan kereta api di Gang Damai, Jalan Adi Sucipto, Kecamatan Medan Polonia, Jumat (17/4/2026). Jembatan yang roboh akibat banjir besar tersebut hingga kini masih memutus akses vital masyarakat antarwilayah.

Jembatan eks perlintasan milik PT Kereta Api Indonesia itu diketahui merupakan peninggalan era kolonial Belanda yang dibangun pada rentang tahun 1887 hingga 1915. Meski sudah tidak difungsikan sebagai jalur kereta, keberadaannya selama ini menjadi jalur utama mobilitas warga, termasuk akses penting bagi anak-anak menuju sekolah.

Dalam peninjauan tersebut, Rico Waas didampingi sejumlah pejabat strategis, di antaranya Kepala Bappeda Medan Ferri Ichsan, Kadishub Irsan Idris Nasution, Kadis SDABMBK Khairul Azmi, serta perwakilan PDAM Tirtanadi dan pihak PT KAI. Kehadiran lintas instansi ini menunjukkan keseriusan Pemko Medan dalam mencari solusi cepat dan terukur.

Rico Waas menegaskan, Pemerintah Kota Medan tidak akan tinggal diam melihat terhambatnya aktivitas warga akibat putusnya akses tersebut. Ia menyebut jembatan Gang Damai sebagai “urat nadi” masyarakat yang menghubungkan aktivitas ekonomi, pendidikan, dan sosial antar kecamatan.

“Kami bersama PT KAI tengah menyiapkan strategi pembangunan akses penyeberangan yang lebih modern, aman, dan nyaman bagi masyarakat. Ini bukan hanya soal infrastruktur, tapi soal keberlangsungan aktivitas warga,” tegas Rico.

Ke depan, Pemko Medan berharap pembangunan kembali akses ini dapat mempercepat pemulihan mobilitas warga sekaligus meningkatkan keselamatan, khususnya bagi pelajar. Dengan kolaborasi lintas sektor, jembatan baru diharapkan menjadi solusi permanen yang menghubungkan kembali kehidupan masyarakat yang sempat terisolasi sejak bencana banjir melanda.(WLB/:REL)